• 29

    Jul

    Surat Terbuka Untuk Bang Rano Karno

    Kepada Yth. Bang Rano Karno di tempat Saat ini saya sangat sering melihat berita-berita tentang Bang Rano yang dalam “gosip” akan mengundurkan diri menjadi Wakil Gubernur Banten. Dan menurut berita tersebut bahwasanya pasangan abang (Gubernur) tidak memberikan tugas proporsional kepada abang. Berikut ini sedikit cuplikan gambar yang saya ambil dari detikcom tentang Tugas Gubernur dan wakilnya: Melihat peraturan diatas, bang Rano bisa melakukan tugas-tugasnya. Dan jika memang “tidak diberikan” wewenang tersebut, bang Rano bisa ber-improvisasi sendiri. Jangan biasakan rakyat Indonesia jaman dulu yang mau bergerak jika sudah diperintah, karena banyak persoalan yang patut bang Rano perhatikan. Sebelumnya saya minta maaf. Bang Rano bisa melihat cara kerja Gubernur
  • 24

    Jul

    Umpan Manis AHOK Akhirnya Dimakan Juga

    Akhir-akhir ini kita sering mendengar bahwa ada sebuah lembaga swadaya masyarakat yaitu Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) “mengkritisi” soal aksi blusukannya yang mendapat alokasi anggaran dalam jumlah besar, yaitu Rp 26,6 miliar. Sedangkan dari pihak Jokowi sendiri menanggapinya dengan santai. “Boros apa. Blusukan itu enggak pernah pakai anggaran, blusukan itu modalnya hanya jalan kaki, enggak ada yang lain,”. Lebih lanjut ia juga membantah aksinya itu sebagai wujud pencitraan politis demi mendapat dukungan masyarakat. “Yang dicitrakan itu apanya? Lah wong kita ke kelurahan, kecamatan cuma untuk mengecek doang, enggak pakai dana apa-apa.” Lain halnya dengan Ahok yang menilai serangan soal blusukan Jokowi politis. “Saya memba
  • 22

    Oct

    Menghargai Orang yang Bicara

    Hargailah orang yang berbicara, jangan jadikan diri anda dibenci teman gara-gara kalimat “Terus mesti bilang WOW gitu”. Baca Juga: Antara Harapan dan Masukan Untuk PLN Video Musik Indonesia (VMI)
  • 27

    Sep

    Beberapa Penyelesaian Masalah Tawuran Antar Pelajar (versi saya)

    Tawuran Antar Pelajar Seringnya terjadi tawuran antar pelajar di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan, terutama di Jakarta yang sudah memakan korban jiwa yang sia-sia. Lalu apa yang dilakukan pemerintah..??? Selama ini hanya KOORDINASI dan KOORDINASI tapi mana IMPLEMENTASI-nya…??? Saya rasa Pemerintah juga khususnya para Petinggi bisa dijadikan contoh juga, apakah beliau yang ada di gedung MPR/DPR tersebut bisa menahan emosinya..??? Apakah juga bisa menjaga perkataannya..??? Pemerintah juga, khususnya bidang Pendidikan, Sosial, dan Keamanan turut andil dalam hal ini. Apakah mereka yang tertangkap saat Tawuran ada hukuman khusus..??? Paling “banter” hanya di beritahu pada Orang Tua, kepala dicukur gundul saja. Tapi dengan cara itu saya yakin tidak akan membuat je
  • 22

    Sep

    Fenomena Kalimat "Harus bilang WOW gitu....???"

    Harus kita akuin tentang kalimat diatas sudah sangat populer, mungkin terlalu sering kita mendengar sebelum akhirnya digunakan oleh sebuah Operator Seluler untuk digunakan dalam iklannya. Menurut saya kalimat tersebut malah mengundang seseorang untuk ribut, berantem atau saling membenci karena dalam kandungan kata tersebut (menurut saya) merupakan sebuah tantangan semacam; “terus mau lo apa…???” Yah mungkin hanya perasaan saya aja, tapi sebakinya dalam bertutur kata pun kita harus bisa mengontrol. Tepat seperti sebuah pepatah: “Mulutmu adalah Harimaumu.” Berhati-hatilah dalam berbicara, pikirkan efek setelah mengeluarkan sebuah kata, terutama saat marah. Kontrol emosi merupakan tindakan tepat sekali. Maaf jika opini saya ini berkenan.. Salam…. Art
  • 5

    Aug

    1 Pertanyaan Untuk Bang Rhoma Irama tentang Khotbah SARA-nya

    Dalam khotbahnya Bang Rhoma Irama mengatakan kurang lebihnya demikian: “Larangan bagi umat Islam untuk memilih pemimpin yang beragama tidak Islam. Jika umat Islam memilih pemimpin yang kafir maka mereka akan menjadi musuh Allah” Kemudian saat di konfirmasi beliau pun mengatakan demikian: “Saya menyampaikan firman Allah di rumah Allah. Apakah hal itu salah? Saya hanya menyampaikan kebenaran” Tentang berita di atas selengkapnya bisa dibaca disini: Rhoma Irama: Saya Tidak Takut Dipanggil Panwaslu Kemudian saya bertanya dalam hati tentang makna isi khutbah tersebut: 1. Kenapa mengambil tema tersebut dalam khotbah (saat menjelang pilgub)…??? 2. Apa benar “orang” yang dimaksud Bang Rhoma itu Non Muslim…??? 3. Apa salahnya seorang Non Muslim m
  • 15

    Jul

    7 Alasan Menolak Jokowi Menjadi DKI 1

    Jokowi Sedang Menyaksikan OVJ di Lap. Sriwedari Solo ( http://ceritamu.com/ ) Hiruk Pikuk Pilkada DKI Tahun 2012, menjadi magnet tersendiri bagi sebagian masyarakat Indonesia. Terlepas siapa yang terbaik dan akan muncul sebagai pemenang, hal itu urusan kemudian. Pada kesempatan ini, terdapat sedikit hal yang tersebit dalam benak saya. MENGAPA SAYA HARUS MENOLAK JOKOWI MENJADI DKI - 1 ?. 1. Gaji selama 2 periode tidak pernah diambil. Cari sensasi mungkin. Tetapi dalam benak saya, mampukah manusia di dunia ini membuat sensasi selama itu (2 kali periode walikota). Tidak usah jauh-jauh, jika kita seperti beliau, mampukah kita berbuat seperti itu ………… ? Walikota Solo Joko Widodo, misalnya. Ketika ditanya kenapa tidak mengambil gajinya, dengan rendah hati ia
  • 30

    May

    Kontroversi Rok Mini "Dimata Lelaki"

    Soal rok mini ini memang menggelitik dan tak pernah habis. Saya sendiri di dalam dilema yang besar. Alasannya, pertama karena saya laki-laki. Kedua, karena saya belum pernah memakai rok mini. Sebagai orang berpendidikan, saya khawatir perspektif saya terhadap rok mini ini menjadi sangat subyektif, dipenuh asumsi, dan ngawur. Tapi sebenarnya saya selalu ingin mengajukan pertanyaan kepada setiap pengguna rok mini atau celana super pendek di area publik demi mendapat sudut pandang yang obyektif dari si pemakai agar saya tidak salah sangka: 1. “Mbak-mbak, boleh tau apakah dengan rok mini yang mbak pakai itu, saya atau kami boleh menikmati paha mbak?” 2. “Kalau boleh, apakah mbak memang sengaja agar kami melihatnya? atau malah risih kalau kami melihatnya?” 3. &
  • 11

    Aug

    Artis Antara Narkoba dan Politik

    Satu lagi artis tertangkap tangan mengkonsumsi narkoba yang seakan menambah daftar jumlah artis-artis yang mengkonsumsi narkoba. Dari Polo sampai Roy Marten, dan sekarang Sheila Marcia. Sudah jadi rahasia umum jika dikalangann artis kehidupan “glamour, foya-foya, narkoba, dan kawin-cerai” merupakan hal sehari-hari. Tapi memang tidak semua artis ituh begitu, atau cuman belum tertangkap tangan saja…??? :?: Entah lah…. Dan sekarang sebagian artis menjadi tokoh di masyarakat dengan terjun ke dunia politik. Dari MPR, DPR, sampai Wakil Bupati. Setelah sukses Dedy Yusuf sukses dalam berpolotik, kemudian giliran Dicky Chandra dan Primus yang mencalonkan diri jadi Wakil Bupati. Memang engga ada yang salah, karena semuanya berhak untuk memilih, dipilih, dan mencalonkan diri.
  • 2

    Jun

    Minum Cucian Kaki Ibu = BERBAKTI ...???

    Pas baca berita di detikhot tentang AD yang menunjukkan rasa baktinya pada sang ibu dengan cara meminum cucian kaki ibu koq jadi kasian sama AD juga gimana gitu… Cara menunjukkan bakti kepada orangtua bisa dengan berbagai cara. Ahmad Dhani menunjukkan bakti kepada ibunya dengan meminum air bekas cucian kaki sang bunda, Joice. Setahu saya yang kurang ilmu ini, yang namanya berbakti kepada orang tua yah harus jadi anak yang berguna, selalu menyenangkan hati orang tua. Lagian mana ada sih orang tua lebih-lebih sang IBU yang merelakan anaknya untuk meminum air bekas cucian kakinya…??? Bener-bener miris deh kalo liatnya, tega bener sang ibu yang membiarkan anaknya meminum air bekas cucian kakinya. Namanya juga air bekas cucian kaki, apa menyehatkan…??? Terus kalo sering-se
- Next

Author

Herry Rachman
@imherry
me on www.siomponk.com

Follow Me