• 2

    Sep

    Antara Florence dan BBM

    Jika ada orang di sini yang paling dongkol pada kasus Florence Sihombing, mungkin teman kantor gw orangnya. Teman gw di ruang redaksi ini banyak menerima pertanyaan apakah si Florence itu ada hubungan keluarga dengannya. Maklum, di kantor ini cuma dia doang yang bermarga Sihombing. “memalukan marga saja” sungutnya. Gw cuma ketawa. Gw sarankan untuk sementara ganti marga saja dulu hingga euforia mereda. Ganti Sitompul misalnya. Atau sekalian saja Bathoegana. Sebagai teman, jauh dilubuk hati yang dalam, gw ikut prihatin. Gw ngerti perasaannya, karena sebenarnya gw juga punya ikatan emosional dengan marga Sihombing, mengingat banyak yang bilang tipikal wajah gw rada mirip Petra Sihombing. Uhuk.. Eh iya.. Sebelumnya gw ingatkan, bagi yang gak doyan baca tulisan panjang, silakan
  • 24

    Jul

    Umpan Manis AHOK Akhirnya Dimakan Juga

    Akhir-akhir ini kita sering mendengar bahwa ada sebuah lembaga swadaya masyarakat yaitu Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) “mengkritisi” soal aksi blusukannya yang mendapat alokasi anggaran dalam jumlah besar, yaitu Rp 26,6 miliar. Sedangkan dari pihak Jokowi sendiri menanggapinya dengan santai. “Boros apa. Blusukan itu enggak pernah pakai anggaran, blusukan itu modalnya hanya jalan kaki, enggak ada yang lain,”. Lebih lanjut ia juga membantah aksinya itu sebagai wujud pencitraan politis demi mendapat dukungan masyarakat. “Yang dicitrakan itu apanya? Lah wong kita ke kelurahan, kecamatan cuma untuk mengecek doang, enggak pakai dana apa-apa.” Lain halnya dengan Ahok yang menilai serangan soal blusukan Jokowi politis. “Saya memba
  • 5

    Aug

    1 Pertanyaan Untuk Bang Rhoma Irama tentang Khotbah SARA-nya

    Dalam khotbahnya Bang Rhoma Irama mengatakan kurang lebihnya demikian: “Larangan bagi umat Islam untuk memilih pemimpin yang beragama tidak Islam. Jika umat Islam memilih pemimpin yang kafir maka mereka akan menjadi musuh Allah” Kemudian saat di konfirmasi beliau pun mengatakan demikian: “Saya menyampaikan firman Allah di rumah Allah. Apakah hal itu salah? Saya hanya menyampaikan kebenaran” Tentang berita di atas selengkapnya bisa dibaca disini: Rhoma Irama: Saya Tidak Takut Dipanggil Panwaslu Kemudian saya bertanya dalam hati tentang makna isi khutbah tersebut: 1. Kenapa mengambil tema tersebut dalam khotbah (saat menjelang pilgub)…??? 2. Apa benar “orang” yang dimaksud Bang Rhoma itu Non Muslim…??? 3. Apa salahnya seorang Non Muslim m
  • 15

    Jul

    7 Alasan Menolak Jokowi Menjadi DKI 1

    Jokowi Sedang Menyaksikan OVJ di Lap. Sriwedari Solo ( http://ceritamu.com/ ) Hiruk Pikuk Pilkada DKI Tahun 2012, menjadi magnet tersendiri bagi sebagian masyarakat Indonesia. Terlepas siapa yang terbaik dan akan muncul sebagai pemenang, hal itu urusan kemudian. Pada kesempatan ini, terdapat sedikit hal yang tersebit dalam benak saya. MENGAPA SAYA HARUS MENOLAK JOKOWI MENJADI DKI - 1 ?. 1. Gaji selama 2 periode tidak pernah diambil. Cari sensasi mungkin. Tetapi dalam benak saya, mampukah manusia di dunia ini membuat sensasi selama itu (2 kali periode walikota). Tidak usah jauh-jauh, jika kita seperti beliau, mampukah kita berbuat seperti itu ………… ? Walikota Solo Joko Widodo, misalnya. Ketika ditanya kenapa tidak mengambil gajinya, dengan rendah hati ia
-

Author

Herry Rachman
@imherry
me on www.siomponk.com

Follow Me